Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2018

Kenapa mereka selalu menutup mata?

Melewati jalan boulevard menuju jalan Samratulangi Manado, Saya memberikan sedikit rupiah kepada  orang buta yang lagi berdiri di jalan itu. Mereka ada 4 Orang, tetapi yang mendapat rupiah hanya satu orang saja sesuai kemampuan saya. Nadine: pa.. Kiapa dorang menutup mata ? (Kenapa mereka menutup mata) Saya: dorang pe  (mereka punya) mata tidak bisa terbuka. Saya yakin Nadine belum tau apa itu buta. Nadine : kalo dorang tutup mata lama-lama tidak pedis ? (Kalo mereka tutup mata lama-lama apa gak perih lama?) Saya: mereka gak bisa buka mata,dan tidak akan perih meski lama-lama Beda kalo kita, Nadine tutup mata lama-lama,rasanya jadi perih ketika dibuka. Kalo mereka gak bisa buka namanya buta... Nadine : agak bingung dengan kata buta,dan melanjutkan pertanyaan? Kiapa papa kase doi pa dorang ? Supaya dorang beli obat ? supaya dorang pe mata tabuka ? ( Kenapa papa kase uang sama mereka ? Supaya mereka berobat ? supaya mereka bisa melih...

Papa belum berdoa

Minggu malam, 13 Mei 2018 sekitar pukul 23.30 WITA, Sebelum tidur, Nadine minta dibikinin susu. Setelah susu saya kasih ke dia, dia pun minum, sambil tiduran. Pa....  (dengan setengah berbisik)  Adien kalo sudah bobo bagini, Adien tutup mata, tapi gak bisa bobo, itu berarti Adien belum ngantuk... Adien mau main lagi ya paa. Saya:"Udah larut malam sayang, bobo aja, biar besok bangun cepat, Opa sudah bobo, oma sudah bobo, mama dan dedek juga udah bobo... " Nadine: (dot masih di mulut), tapi mata Adien gak bisa bobo... Adien punya mata sakit, kalo tutup lama-lama... Mungkin dia berusaha menutup matanya lama-lama, supaya bisa tidur,  tapi akhirnya sakit yang di rasakan Saya: sambil tangan melingkari dia, dan bilang "papa elus2 aja, biar bisa bobo" Nadine senyum... Beberapa saat kemudian, dia bilang ke saya: Papa belum berdoa yaaa?! Saya: Oh iya...  Sayapun berdoa. Selesai berdoa, saya tanya Nadine: Nadine juga belum berdoa, ayo doa dulu... Nadien: Adien malu...

Anak-anak juga sering lupa ma

Sepulang dari kerja, mamanya anak-anak bilang begini sama Nadine, Kenapa ada stip (penghapus)  di tempat tidur? Nadine: tidak tau ma Mama: mama kasih ke Jili aja ya stipnya. Nadine: jangan ma...  Itu Nadine punya. Mama: terus kenapa Nadine letakkan di atas tempat tidur dedek bayi? Nadine: ma...  Anak-anak juga sering lupa (sambil senyum-senyum) Mama : ketawa....

Sanggul Nyonya Besar

Oleh : MARULAK  SINURAT -SANGGUL NYONYA BESAR- Saya mendapat request dari seorang Ibu yang hanya ingin disebut inisialnya Ibu Boru Hombing. Dalam requestnya Ibu Boru Hombing menceritakan perjuangan beliau menyekolahkan keempat orang anaknya hingga lulus sarjana dari sebuah universitas ternama di kota Medan. Beliau ingin agar kisah hidupnya saya tuliskan agar bisa dibaca oleh tiga segmen yaitu -Kaum ayah agar lebih perduli lagi kepada istri dan keluarga -Kaum Ibu agar selalu kuat menghadapi resiko pernikahan -Kaum anak agar senantiasa menghargai jerih payah orang tua Saya akan masuk kedalam tubuh Ibu Boru Hombing agar saya bisa menjadi bagian dari cerita ini dan selanjutnya kata “AKU” dalam cerita ini menggambarkan sosok wanita hebat dengan inisial Ibu Boru Hombing. Semoga bermanfaat -------%-------%--------%-------- Aku menikah dengan seorang pria  27 tahun yang lalu dalam sebuah pesta pernikahan adat batak yang meriah untuk ukuran tahun 1991. Aku mener...

Mengapa saya ingin menjadi smartphone?

Gambar
Video youtube  dengan judul "I want to become a smart phone" dalam dua hari sudah lebih 10 kali ditonton oleh Nadine. saat pemutaran yang ke tiga dia mengajukan pertanyaan saat melihat tayangan seperti gambar dibawah ini: Kiapa dia sedih?  (kenapa) Saya: Dp mama papa cuma. Main hap e (mama papanya cuma suka main HP) Nadine: Kiapa depe mama papa Main hape ? ( kenapa mama papanya suka main HP?) Saya: Karena ada banyak permainan di hape. Nadine: Depe mama papa kayak anak-anak kang pah? ( mama papanya kek anak-anak ya pah?) Empas dia ambe jo tu hape kayak Nadine beking sama mama papa.  (Sebaiknya anak itu langsung ambil HP mama papanya, kaya Apa yang Nadine buat sama mama papa) Saya: tertawa ... Pada pemutaran berikutnya juga pada tayangan yang sama Nadine bertanya: Dia Sedih karena ikat rambu sendiri?  Wah... ternyata pikirannya sampai kesitu juga ya...  (papa Bingung) Pada bagian seperti gambar dibawah ini:  Nadine: P...

Ikan tidak sama dengan Ayam

Ceritanya lagi makan malam. Saya dan Nadine baru pulang beli ayam lalapan. Pas lagi makan,  Nadine dan Jill makan bersama tentunya dengan piring yang berbeda dan lauk yang sama. Lagi asyik-asyik makan, opa ( kakek) Nyeletuk dengan ucapan: " capat-capat , se abis depe ikang !  " (buruan, ikannya di habisin) Nadine: bukang ikang opa , ayaammm . (Bukan ikan opa, tapi ayam) dengan mengeja aaa yaaaammm Opanya senyum ....senyum dan sedikit keki... Kemudian menjawab iyo jo dang   (iyalah ayam) Oma, Mama dan saya terbahak-bahak mendengar kritikan terhadap opanya.

Berdiri di atas Meja

Sehabis ganti baju Nadine minta berdiri di atas meja. Saya bilang, tidak sopan kalo diri diatas meja. Nadine: kemarin Nadine lihat orang badiri (berdiri)  di atas meja pas dia punya papa ada di situ Saya: mungkin dia punya papa nda taru kira ( tidak memperhatikan) Sehingga orang itu diri di atas meja Nadine: kalo depe papa nda taru kira, dia nda sayang pa depe anak. (kalo papanya tidak perhatikan anaknya, dia gak sayang sama anaknya) Saya: bingung.... Padahal maksud menjelaskan dengan baik, ekh salah lagi...

Karpet Robek

Gambar
Minggu 06 Mei 2018, Setelah beres-beres, Nadine melihat karpet dikamarnya yang sudah lama dan sudah robek seperti gambar di bawah ini. Yang ingin saya ceritakan adalah bukan masalah karpet robeknya (meskipun judul postingan ini karpet robek), tapi bagaimana Nadine menyebutkan sesuatu dengan pemahaman sendiri. Saat cerita ini terjadi, Nadine belum tau yang namaya karpet. ketika melihat karpet dikamarnya Robek, dia bilang ke saya Pah... ganti jo tu play !! ( pa ganti aja play) saat itu saya dan mamahya bingung apa ini play ... Saya: apa itu play? N: sambil menunjuk karpet robek ... itu dang.... oh...  kami berdua tertawa terbahak-bahak .... dan tanpa bermaksud mengejek. oh itu, itu namanya karpet Nadine, kalo Nadine bilang play , nanti banyak orang tidak tau, alias bingung.

Mengapa bulan selalu mengikuti kita?

Minggu 06 Mei 2018 Sembari menyuci saya selalu ingat pertanyaan anakku Nadine. Pertanyaan ini sudah dua kali ditanyakan saat menjemput mamanya pulang kerja,dengan mengendarai motor beat yang sering kami gunakan. Perlu diketahui pertanyaan ini, saat dia berumur dua tahun lebih, dan saat tiga tahun lebih. Pa... Kiapa tu bulan selalu iko pa torang? (pa... Mengapa bulan itu selalu mengikuti kita?) Waoooow pertanyaan yang saya tau jawabannya, tapi kalo di kasih jawaban sebenarnya (ilmiah) Mungkin dia belum ngerti. Saya gak mau berfikir lama-lama, dan langsung saya jawab sesuai apa yang saya tahu. Karena bulan itu satelit bumi, dia mengiringi kita setiap saat. Kong kalo torang tidor, dia ley iko tidor ? (terus kalo kita tidur, bulan juga ikut tidur) Makin bingung..... Bulan itu, jauh dari patorang (kita) Sehingga, dapa lia  (kelihatannya )  dia selalu mengikuti kita, meskipun kita tidur. Memang karena sudut pandang juga mengakibatkan sesuatu kel i hatan mengikuti ki...

Malam besar, pas Bangun jadi kecil ulang | Mimpi anak-anak

Pah.... Tadi malam Pas Nadine Bobo, Nadine sudah besar... Pas udah bangun Nadine, jadi kecil ulang... Pernyataan ini sering diucapkan oleh anakku.  Lama saya,tidak mengerti maksudnya. Sabtu, 05 Mei 2018, saya mencoba mengorek lebih detail. Pas Nadine besar, waktu bobo, Nadine ngapain aja? Nadine jump di koi (lompat-lompat di tempat tidur) Terus pas bangun Nadine lagi apa? Nadine jadi kecil dan masih ada di koi . . . Oh....  Terus sudah berapa kali begitu? Banyak....  Tadi malam juga Nadine besar, habis itu kecil ulang.. Sampai detik ini, saya menyimpulkan "itu namanya mimpi" Suatu saat kamu akan ngerti nak, apa itu mimpi.... Terimakasih buat cerita dan penjelasan yang panjang, hingga papa juga tau itulah mimpi bagi anak2 yang tidak bisa mereka sebut bahwa mereka lagi mimpi.

Crunc chips choco buat mamah

Sepulang dari kantor, saya mengajak Nadine jajan ke Indomaret dekat rumah. Jajan yang diambil adalah chacha mini, satu buat Nadine dan lainnya buat Jill. P:Ayo kita bayar...! N: tunggu pah, Mama belum ada jajan, tadi mamah bilang, mesti beli buat mamah. Akhirnya dia ambil crunc chips choco. Sebenarnya, saya belum pernah lihat jajan itu dipilih mamanya, tapi saking semangatnya, saya iyakan aja. Giliran bayar di kasir, Nadine pergi kesuatu tempat, untuk melihat-lihat sesuatu. Dia mengambil spidol faber castle (kalo gak salah) Pah...  Beli ini ya... Saya: gak usah... Masih ada di rumah. Buat cadangan pah... (dalam hati, tau apa kamu nak, arti cadangan)  dan memang baru kali itu saya dengar, kata cadangan keluar dari mulut Nadine yang masih berumur tiga tahun. Saya ketawa dalam hati, dan kasirnya juga ketawa kecil, mungkin takut, costumernya tersinggung. Akhirnya saya bilang, tunggu sekolah aja, baru beli cadangan. Sesampai di rumah, dia langsung, ambil crunc chips ch...

Pentingnya sopan santun

Tanggal 1 Mei 2018,merupakan hari libur. Seluruh aktivitas, saya gunakan untuk keluarga, ngantar istri kerja, jagain anak-anak, dan tentunya bermain bersama anak pertamaku, Nadine serta Jily, sepupunya. Saat bermain lego (Nadine sering menyebutnya blok pintar),Nadine berada dalam tenda hello kitynya,sedangkan Jil, mondar mandir memindahkan blok pintar dari suatu tempat ke tempat lain. Giliran blok ditangan Jil sudah habis, dia langsung mengambil blok Nadine, yang berada dalam tenda. Non (jangan)   jill, sambil mengerakkan tangannya kekiri dan kanan. Kalo mo maso orang pe rumah musti batoki dulu . (kalo masuk ke rumah orang,mesti ketuk pintu dulu) Jill mengiyakan, dan memulai ketuk pintu, sebelum masuk ke tenda Nadine, hal ini, mereka lakukan secara berulang-ulang. Trimakasih Nadine dan Jill, sudah menerapkan sopan santun dengan baik.