Kenapa mereka selalu menutup mata?

Melewati jalan boulevard menuju jalan Samratulangi Manado, Saya memberikan sedikit rupiah kepada  orang buta yang lagi berdiri di jalan itu.

Mereka ada 4 Orang, tetapi yang mendapat rupiah hanya satu orang saja sesuai kemampuan saya.

Nadine: pa.. Kiapa dorang menutup mata?
(Kenapa mereka menutup mata)

Saya: dorang pe  (mereka punya) mata tidak bisa terbuka.

Saya yakin Nadine belum tau apa itu buta.

Nadine : kalo dorang tutup mata lama-lama tidak pedis?
(Kalo mereka tutup mata lama-lama apa gak perih lama?)

Saya: mereka gak bisa buka mata,dan tidak akan perih meski lama-lama

Beda kalo kita, Nadine tutup mata lama-lama,rasanya jadi perih ketika dibuka.
Kalo mereka gak bisa buka namanya buta...
Nadine : agak bingung dengan kata buta,dan melanjutkan pertanyaan?
Kiapa papa kase doi pa dorang? Supaya dorang beli obat? supaya dorang pe mata tabuka?
(Kenapa papa kase uang sama mereka? Supaya mereka berobat?supaya mereka bisa melihat?)

Saya: bukan Nadine, buat beli makan aja.

Nadine: beli makan kong supaya dorang sehat?
(Beli makan supaya mereka sehat?)

Saya: supaya mereka kuat dan sehat.

Nadine : kenapa mereka tidak bekerja supaya dapat uang?

Saya: banyak dari mereka tidak bisa bekerja,layaknya papa,mama dan orang lain kaya kita

Sehingga,kalo kita punya duit,sudah sewajarnya memberi mereka,karena kita harus saling mengasihi...

Nadine: oohhh...

Trimakasih atas pengertianmu nak

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mencoba untuk Nakal

Hari Pertama Sekolah